Bangun Partisipasi Pemilih, Bawaslu Road To SMKN 2 Kendari

0
93

 Badan Pengawasan Pemilian Umum (Bawaslu) menyambangi SMK Negeri 2 Kendari dalam rangka sosialisasi Pemilu Partisipatif Pemilih Pemula. Kegiatan ini diikuti oleh siswa yang akan menjadi pemilih pemula dalam Pemilu 2019 mendatang. Turut Ketua Bawaslu Provinsi, Ketua Bawaslu Kota serta KIPP sebagai pembicara.

Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Muhammad Nasir menegaskan bahwa pemilih pemula harus aktif memantau jalannya pemilihan, mengawasi serta menyalurkan hak pilih dengan baik. Ia juga mengatakan bahwa keberhasilan sebuah pemilu tergantung dari partisipasi masyarakat untuk memilih dan mengawasi.

“Pemilih pemula harus aktif memantau, mengawasi dan menyalurkan hak pilih. Keberhasilan sebuah pemilu juga tergantung dari partisipasi masyarakat untuk memilih dan mengawasi.” Ujarnya.

Pemilih pemula merupakan warga negara Indonesia yang tercatat di pencatatan sipil dan berusia 17 tahun atau dibawah 17 tahun namun sudah atau pernah menikah. Dalam sosialisasinya, bawaslu menghimbau siswa yang menemukan kecurangan dalam proses pemilihan segera laporkan tindak tersebut.

Ketua Bawaslu Kota Kendari Sahinuddin S.H menegaskan bahawa money politic memang menjadi momok dalam setiap pemilu dan pemilih pemula merupakan sasaran empuk dari pelaku money politic tersebut.

“Dari awal perlu kami sampaikan agar pemilih pemula ini tidak terlibat dalam money politic itu karna bisa membuat masa depan mereka terbengkalai.” tuturnya. (15/11/18)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here